Malam Penganugerahan Juara Bejaff 2019

By Aditya 03 Sep 2019, 16:56:07 WIB Daerah
Malam Penganugerahan Juara Bejaff 2019

Keterangan Gambar : Sesi foto bersama seluruh juara dan panitia bejaff2019


BOJONEGORO - Perhelatan Bojonegoro east java film festival tahun 2019 (Bejaff 2019) resmi berakhir. Dimulai dari tanggal 1 Agustus sampai dengan 1 September 2019, Bejaff 2019 telah yang telah di ikuti oleh 21 peserta dari beberapa provinsi di Indonesia dengan serangkaian agenda skrening film-film peserta kompetisi, workshop pembuatan film kreator dan pengukuhan Relawan TIK Bojonegoro di dua lokasi berbeda, yaitu di Gedung SSC Sukorejo dan Lapangan Singonoyo, Desa Sukorejo,Bojonegoro.

Malam penganugerahan dan penutupan menjadi rangkaian akhir dari gelaran Bejaff 2019, yang diadakan pada Minggu (1/9/2019) di Lapangan Singonoyo, Sukorejo, Bojonegoro. Acara ditandai dengan penampilan dari MASTER BAND yang digawangi Mintono Soekarno dan kawan-kawan. 

Koordinator Kompetisi Rifaun Naim, menjelaskan, “Ketatnya seleksi yang dilakukan oleh para kurator kami memang untuk menjamin kualitas film. Harapan kami adalah ketika penonton yang datang dari berbagai kota, selain bisa menyaksikan film yang berkualitas, juga bisa menikmati pertunjukan Musik dan Pasar Rakyat," ucapnya

Sementara itu H.M. Suprayitno selaku Kepala Desa terpilih di Desa Sukorejo dalam sambutannya mengatakan,

"Terima kasih kepada Ketua BUMDesa Guyub Rukun Reksadana Kuzaini yang juga telah memprakarsai terselenggaranya acara ini sehingga bisa berjalan lancar tanpa halangan apapun dan bisa menjadi wadah untuk kemajuan anak-anak yang ingin berkreasi di dunia perfilman, utamanya di desa Sukorejo," ungkapnya.

Acara inti dari malam penghargaan ini adalah pengumuman pemenang dari ketiga kategori. Adapun para penerima penghargaan Bejaff 2019, adalah sebagai berikut :

Juara Pertama diraih oleh film berjudul SEBATAS ANGAN karya Bendo Production dari desa Bendo, kecamatan Kapas, Bojonegoro. Film tersebut bercerita tentang anak kecil bernama Ratmi yang duduk di kelas 6 Sekolah Dasar yang bercita-cita menjadi penari.

Juara ke 2 diraih oleh film berjudul BERTEMAN BUDAYA karya Rifangga andhita rohman dari desa Wedi Kecamatan Kapas, Bojonegoro. Film tersebut bercerita tentang pengenalan budaya lewat media sosial.

Juara ke 3 diraih oleh film berjudul PUSAKA karya skarida team horizon dari Tegal sari, yang menceritakan tentang pencarian pusaka yang menghidupkan sesuatu yang telah lama mati.

Mengenai informasi lengkapnya bisa di simak di website www.bejaff.com.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment